Pembuatan Business Plan


8 April 2015

Review Jurnal The Importance of A Good Business Plan / Pentingnya Pembuatan Business Plan

—————————————-

 Judul Jurnal : The Importance of A Good Business Plan

 Penulis : Les Nunn, Bria Mcguire

 Terbit : February 2010 (http://www.cluteinstitute.com/) volume 8 (2)

 Download Jurnal

 —————————————-

PENDAHULUAN

Artikel Excelogic Consulting and Training sebelumnya telah memaparkan mengenai Penyusunan Studi Kelayakan serta Studi Kelayakan Peternakan Sapi  yang memaparkan beberapa penelitian mengenai studi kelayakan usaha. Untuk artikel ini, kami membahas tentang pentingnya business plan yang baik dalam perencanaan pengembangan perusahaan, dimana bahan diambil dari jurnal internasional dengan judul “The Importance of A Good Business Plan” yang ditulis oleh Les Num dan Brian Mc Guire dari University of Southern Indiana, Amerika Serikat. Jurnal ini diterbitkan melalui “Journal of Business and Economic Research” pada Februari 2010.

PEMAPARAN JURNAL

Sebelum memulai suatu bisnis, memahami dimana Perusahaan anda bergerak sangat penting, ada pepatah mengatakan “Banyak orang menaiki tangga kesuksesan untuk mencapai puncak dan akhirnya menyadari bahwa mereka menaiki tempat yang salah”, hal ini mengungkapkan pentingnya business plan.

Business plan merupakan hasil dari proses perencanaan dan pemikiran strategis. Strategi yang ditelurkan dalam proses tersebut dapat diterjemahkan ke dalam business plan. Strategi dalam bentuk business plan ini sangat penting bagi perusahaan dalam meningkatkan pengetahuan dan kompetensi dari manajemen perusahaan dan staf. Hal ini diperlukan untuk memperbesar peluang perusahaan untuk sukses dan bergerak ke arah yang ditentukan dalam business plan.

Business plan memiliki dua tujuan penting dalam jalannya perusahaan. Yang pertama, adalah sebagai guideline dari operasional perusahaan. Dalam hal ini business plan mengatur bagaimana cara dalam mengembangkan dan mengoperasikan perusahaan. Yang kedua, business plan dapat digunakan untuk menarik minat investor. Melalui business plan, seorang investor akan memahami resiko yang mereka ambil dan apa yang mungkin mereka dapat sebagai hasil dari investasi mereka melalui business plan ini. Dalam hal merangkul investor, business plan harus mencantumkan resiko yang mungkin dihadapi kedepannya dan rencana yang kita lakukan dalam mencegah dan mengatasi masalah/resiko tersebut.

Rumit atau tidaknya suatu business plan tergantung pada ukuran organisasi dari perusahaan tersebut. Ada 4 tipe dasar dari  membuat business plan, yaitu : (1) strategi, (2) operasional, (3) budget finansial, dan (4) forecasting. Keempat hal ini dapat digabung dalam satu business plan jika organisasi perusahaan berukuran kecil, namun perusahaan yang memiliki organisasi yang besar cenderung memisahkan keempat hal ini dalam rencana yang berbeda.

Dalam membuat business plan yang baik dan benar ada hal-hal yang harus dimasukkan dalam format business plan tersebut. Berikut adalah hal-hal yang harus ada di dalam business plan :

  1. Judul / Title Page
  2. Daftar Konten / Table of Content
  3. Ringkasan Awal / Executive Summary
  4. Deskripsi Perusahaan / Business Description
  5. Management Perusahaan / Management
  6. Analisis Market dan Bisnis / Market and Business Analysis
  7. Pertumbuhan Market dan Bisnis / Market and Business Development
  8. Marketing dan Penjualan / Marketing and Sales
  9. Data Keuangan / Financial Data
  10. Pengalokasian Dana / Application on Funds
  11. Appendix

Pembuatan business plan yang rinci seperti ini sangat diperlukan dalam menjalankan perusahaan. Sebagai contoh, dengan membuat business plan ini kita dapat mempelajari apakah perusahaan yang ingin kita kembangkan tidak cukup baik dalam finansial atau sudah memiliki market yang tidak terlalu menjanjikan. Berikut adalah overview dari setiap bagian yang ada di dalam business plan.

Berikut adalah pemaparan setiap bagian dalam format business plan yang telah disebutkan sebelumnya :

1. Judul / Title Page

Business plan harus memliki judul dan cover yang mencantumkan detail tentang perusahaan kita, bulan dan tahun saat business plan dibuat, dan orang yang bertanggung jawab dalam pembuatan business plan ini. Perlu dicantumkan pernyataan tentang hak cipta akan business plan ini untuk mencegah orang lain “mencuri” ide bisnis anda.

2. Daftar Konten / Table of Contents

Business plan yang kita buat nantinya juga menjadi bahan bagi investor yang akan melakukan investasi di dalam perusahaan kita. Investor mungkin tidak akan membaca secara keseluruhan sehingga perlu adanya daftar konten yang jelas dalam business plan kita untuk memudahkan investor atau pmebaca.

3. Ringkasan Awal / Executive Sumary

Bagian ini merupakan gambaran singkat dari business plan ini dan apa yang ingin kita kerjakan dalam perusahaan kita. Tujuan utama dari bagian ini adalah menarik minat pembaca untuk mengerti dan memahami apa tujuan dari bisnis kita dan rencana kita dalam mensukseskan bisnis tersebut.

4. Deskripsi Perusahaan / Business Description

Dalam bagian deskripsi perusahaan / business description dilampirkan visi & misi perusahaan serta strategi bisnis yang dilakukan perusahaan untuk mendukung terlaksananya misi yang ditetapkan. Bagian strategi bisnis dilampirkan produk ataupun jasa yang kita tawarkan kepada konsumen. Nilai – nilai yang menjadi prinsip perusahaan juga dapat dilampirkan dalam bagian ini sehingga konsumen dapat mengetahui nilai –nilai yang ditawarkan oleh perusahaan melalui produk dan jasa mereka.

5. Management Perusahaan / Management

Memasukkan orang-orang dalam management perusahaan yang mengisi posisi penting merupakan salah satu aspek yang harus dilakukan dalam membuat business plan. Menunjukkan bagaimana tiap orang akan bekerja, baik secara individu maupun tim dapat menjadi nilai lebih bagi perusahaan.

6. Analisis Market dan Bisnis / Market and Business Analysis

Bagian ini merupakan bagian paling krusial dalam business plan. Bagian in menjelaskan bagaimana keadaan perusahaan saat ini dan apa hal yang akan dilakukan dalam memajukan dan mengembangkan perusahaan kedeoannya.

Dalam melakukan analisis ini dianjurkan untuk menggunakan metode SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, dan Threat) sehingga pembaca dapat mengerti secara detail dan menilai secara kritis dan objektif. Dalam bagian akhir dari analisis ini dapat dilakukan perbandingan antar aspek dan bagaimana satu aspek dapat mempengaruhi aspek lainnya.

7. Pertumbuhan Market dan Bisnis / Business and Market Development

Bagian ini menggambarkan bagaimana perusahaan dalam pertumbuhannya ke depan, dan juga perkembangan pasar kedepannya. Sebaiknya untuk bagian ini disarankan untuk mulai dari gambaran secara umum akan apa yang akan dikembangkan oleh perusahaan dan mengerucut hingga oeprasional sehari-hari yang akan dikerjakan di dalam perusahaan.

8. Marketing dan Penjualan / Marketing and Sales

Jika dalam bagian sebelumnya kita membahas akan bagiamana mengembangkan perusahaan yang sudah ada dan operasional yang dilakukan dalam perusahaan, dalam bagian in kita membahas tentang bagaimana menarik minat konsumen baru dan mengolah market yang baru dengan teknik marketing yang sesuai. Bagian ini juga membahas akan bentuk marketing dan pemasaran yang mungkin akan dipakai oleh perusahaan dalam merangkul konsumen baru.

9. Data Keuangan / Financial Data

Investor yang mendapat business plan Anda akan mengecek secara detail bagian ini karena bagi mereka ini adalah bagian yang paling kritis. Dalam bagian ini kita akan mencantumkan rencana neraca keuangan perusahaan, pemasukan perusahaan, dan laporan keuntungan/kerugian dari perusahaan.

10. Pengalokasian Dana / Application to Fund

Bagian ini menunjukkan kebutuhan dana yang dibutuhkan dalam melakukan operasioanl perusahaan dan investasi asset perusahaan untuk melakukan penjualan produk/jasa perusahaan. Bagian ini akan menajdi kritis bagi investor untuk menentukan jumlah dana yang akan diinvestasikan ke dalam perusahaan.

11. Appendix

Bagian Appendix merupakan bagian dimana kita menaruh data yang mendukung akan apa yang kita tulis di dalam business plan kita.

Sebagai gambaran singkat semua aspek yang disebutkan di atas dapat juga dirangkum dalam bagan berikut ini :

Business Plan

Pembuatan Business Plan

IMPLIKASI

Seperti dijabarkan di awal bahwa business plan adalah guideline dari pemilik perusahaan dalam mengembangkan dan memajukan perusahaannya serta merupakan bagian penting dalam menarik minat investor.

Business plan menjadi rencana bagaimana kita mengoperasikan bisnis tersebut sehingga pembuatan business plan menjadi sangat kritikal dalam perusahaan. Disinilah peran dari Konsultan ataupun pihak luar/independen dalam membantu perusahaan memberi perspektif baru yang lebih segar dan objektif dalam membuat business plan yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Implikasi dalam sisi manajerial dalam pembuatan business plan adalah proses kerja yang terstruktur dan goal yang telah ditentukan bersama dan terukur. Konsultan  dan perusahaan bekerjasama dalam membuat business plan yang baik dan achievable bagi perusahaan.

Implikasi dari sisi biaya adalah menghindari biaya yang menggelembung dalam operasional perusahaan kedepannya. Hal ini dibuktikan dengan dicantumkannya alokasi dana yang sudah direncakan di awal sehinga cost structure dari perusahaan lebih teratur.

PENUTUP

Mempersiapkan Business Plan menjadi penting dan tak terpisahkan sebelum bisnis dijalankan, sekalipun banyak bisnis yang mampu sukses mencapai puncak tanpa persiapan bisnis plan yang matang namun quote lama mengatakan “If you fail to plan, you are planning to fail” , yang memperkuat pentingnya business plan itu sendiri.

Beberapa pengusaha / perusahaan memiliki kapasitas dan resources untuk mempersiapkan business plan, namun tidak sedikit yang tidak memiliki kapasitas dan resources tersebut. Konsultan dapat menjadi partner yang baik dalam persiapan business plan. Melalui pengalaman, tinjauan akademis dan jaringan yang ada, Konsultan mampu mempersiapkan business plan secara baik dan terukur, sehingga dapat membantu meringankan beban dalam persiapan business plan itu sendiri.

Beberapa praktek di lapangan memperlihatkan peranan Konsultan jauh dari sekedar mempersiapkan secara pekerjaan analisis atau laporan semata, namun lebih jauh lagi, Konsultan mampu menjadi eksekutor awal dari business plan yang dihasilkan. Hal ini menjadi wajar, karena Konsultan mengetahui dengan baik detail business plan yang dipersiapkan serta mampu merespon praktek implementasi yang telah berada di luar jalur dari business plan.

EXCELOGIC CONSULTING AND TRAINING  menjadi mitra anda sebagai Konsultan Studi Kelayakan Usaha dalam pembuatan feasibility study maupun business plan untuk memastikan usaha yang didesain sesuai dengan kebutuhan market serta memenuhi seluruh kriteria kelayakan usaha.

Hubungi tim Konsultan EXCELOGIC pada link berikut atau email : admin@excelogic.info untuk berdiskusi lebih lanjut dan konsultasi pendahuluan.

—–

Paulus Oky Bangun - Junior Consultant

———————————————————————-

 

Link Download 07

Pembuatan Business Plan

Klik link di atas untuk download EXAMS Feasibility Study. Artikel mengenai EXAMS Feasibility Study dapat dilihat pada link berikut.


Article

Silahkan subscribe alamat email anda di sini untuk menerima notifikasi setiap artikel baru

Join 26 other subscribers