Posts Tagged ‘konsultan usaha jasa konsultasi’

Standard Operating Procedure (SOP) HRD


25 February 2016

Latest News

Standard Operating Procedure (SOP) HRD (Human Resource Departemen) didesain untuk menjelaskan alur kerja dari departemen HRD. Sebagaimana artikel sebelumnya Standard Operating Procedure (SOP) Pergudangan yang menceritakan mengenai SOP untuk Gudang, artikel ini memaparkan sedikit mengenai Standard Operating Procedure (SOP) HRD.

Beberapa kali Konsultan Excelogic mendapat kepercayaan untuk mendesain (setup) SOP di perusahaan-perusahaan baik dalam lingkup implementasi ISO 9001 ataupun memang perusahaan mempercayakan kami menjadi Konsultan SOP yang mengawal mulai dari desain sampai implementasi. Dari beberapa pengalaman tersebut kami mendapat bahwa banyak pekerjaan-pekerjaan di departemen HRD dilakukan oleh sedikit orang dan bersifat multi-tasking.

Pekerjaan Multi Taksing : source bit.ly/1oISiLy

Selengkapnya


Pembuatan Business Plan


8 April 2015

Latest News

Review Jurnal The Importance of A Good Business Plan / Pentingnya Pembuatan Business Plan

—————————————-

 Judul Jurnal : The Importance of A Good Business Plan

 Penulis : Les Nunn, Bria Mcguire

 Terbit : February 2010 (http://www.cluteinstitute.com/) volume 8 (2)

 Download Jurnal

 —————————————-

PENDAHULUAN

Artikel Excelogic Consulting and Training sebelumnya telah memaparkan mengenai Penyusunan Studi Kelayakan serta Studi Kelayakan Peternakan Sapi  yang memaparkan beberapa penelitian mengenai studi kelayakan usaha. Untuk artikel ini, kami membahas tentang pentingnya business plan yang baik dalam perencanaan pengembangan perusahaan, dimana bahan diambil dari jurnal internasional dengan judul “The Importance of A Good Business Plan” yang ditulis oleh Les Num dan Brian Mc Guire dari University of Southern Indiana, Amerika Serikat. Jurnal ini diterbitkan melalui “Journal of Business and Economic Research” pada Februari 2010. Selengkapnya


[JURNAL] Study Kelayakan Peternakan Sapi


25 March 2015

Latest News

Review Jurnal Study Kelayakan Peternakan Sapi

—————————————-

Judul Jurnal : Beef Cattle Feasibility Study of House Hold Farm in Bolmong Regency, North Sulawesi Province of Indonesia.

Penulis : Selvie D. Anis, Erwin Wantasen, Sahran, Dalie, David A. Kaligis, dan Umar Paputungan

Terbit : 30 Maret 2015 (http://www.aascit.org/journal/ijasnr) ISSN: 2375-3773

Download Jurnal

—————————————-

 PENDAHULUAN

Dalam artikel kali ini akan membahas (review) studi kelayakan dalam sebuah penelitian yang ada di Indonesia. Diambil dari jurnal Beef Cattle Feasibility Study of House Hold Farm in Bolmong Regency, North Sulawesi Province of Indonesia yang diterbitkan pada 30 Maret 2015 oleh American Association of Science and Technology (AASCIT). Jurnal ini ditulis oleh Selvie D. Anis, Erwin Wantasen, Sahran, Dalie, David A. Kaligis, dan Umar Paputungan dari Fakultas Peternakan, Universitas Sam Ratulangi, Manado.

 —————————————-

PEMAPARAN JURNAL

Ukuran yang dipakai dalam menilai apakah sebuah peternakan sukses atau tidak diukur dengan menggunakan perbandingan antara keuntungan dengan biaya yang dikeluarkan oleh peternak. Di dalam jurnal ini studi kelayakan menggunakan prinsip ekonomi dalam menentukan seberapa besar biaya yang harus dikeluarkan untuk mendapatkan keuntungan. Studi dalam jurnal ini dilakukan di desa Lalow di kabupaten Bolmong, Sulawesi Utara.

Studi Kelayakan Usaha - Excelogic Consulting

Selengkapnya


Penyusunan SOP Perusahan : Menggunakan SDM Internal atau Konsultan SOP ?


19 February 2015

Latest News

Beberapa klien Excelogic seringkali meminta review atau redesign Standard Operating Procedure, Working Instructions serta form di Perusahaan mereka. Menurut kami penyusunan SOP Perusahaan dapat dilakukan menggunakan SDM Internal di Perusahaan, meskipun banyak Perusahaan juga membutuhkan jasa Konsultan Manajemen (dalam hal ini Konsultan SOP) untuk membantu pembuatan SOP. Kami mencoba secara singkat melakukan perbandingan kedua hal tersebut pada artikel ini.

PENDAHULUAN

Standar Operating Procedure (atau selanjutnya disingkat dengan SOP) menurut situs  divestopedia.com merupakan proses dokumentasi yag dilakukan perusahaan untuk memastikan bahwa jasa dan/atau produk dihasilkan dengan konsisten setiap saat. SOP juga menunjukkan bahwa suatu perusahaan mengontrol setiap proses yang terjadi dalam perusahaan.

Menurut businessdictionary, SOP merupakan prosedur tertulis yang digunakan terus-menerus dengan spesifikasi yang telah ditentukan yang ditujukan untuk mencapai hasil yang diinginkan. Sedangkan SOP menurut Tjipto Atmoko, SOP merupakan suatu pedoman atau acuan untuk melaksanakan tugas pekerjaan sesuai dengan fungsi dan alat penilaian kinerja berdasarkan indikator teknis, administratif, dan prosedural sesuai tata kerja, prosedur kerja, dan sistem kerja pada unit kerja yang bersangkutan.

Selengkapnya


Penyusunan Studi Kelayakan Usaha (Feasibility Study)


11 November 2014

Latest News

Feasibility Study atau yang bila diterjemahkan dalam bahasa Indonesia sering disebut sebagai Studi Kelayakan merupakan analisa dari kelayakan suatu ide. Feasibility study membantu kita dalam menjawab pertanyaan esensial dalam menjalankan suatu ide yakni  “Apakah kita harus melanjutkan proyek/ide ini?”,  Semua aktivitas yang dilakukan dalam feasibility study ditujukan untuk menjawab pertanyaan tersebut.

Feasibility study juga bisa digunakan dalam banyak hal namun fokus utama biasanya terhadap proposal bisnis baru. Perusahaan atau pribadi yang memiliki ide bisnis sebaiknya melakukan feasibility study untuk menentukan kelayakan dari ide mereka sebelum masuk ke dalam tahap awal pengembangan bisnis.

Bisnis yang layak dikembangkan adalah bisnis yang akan menyediakan arus kas dan keuntungan yang memadai, serta mampu bertahan terhadap semua resiko yang akan dihadapi di masa mendatang dan untuk jangka panjang memenuhi tujuan yang dicetuskan oleh pendirinya. Selengkapnya


Standard Operating Procedure (SOP) Pergudangan


22 February 2014

Latest News

Pada aktifitas operasional Warehouse sehari-hari tentunya diharapkan mengacu kepada satu Standard Operating Procedure (SOP) Pergudangan yang jelas dan executeable untuk dilakukan oleh karyawan di gudang. Terkadang dalam penyusunan Standard Operating Procedure (SOP) Pergudangan,  departemen Quality Management / Assurance hanya menjadi semacam inisiator untuk pembuatan SOP, tanpa memahami apakah SOP tersebut dapat diimplementasikan atau tidak.

Jika perusahaan anda saat ini tidak memiliki departemen Quality Management / Assurance serta saat ini Warehouse/Gudang anda belum memiliki SOP yang jelas sehingga berjalan sesuai ‘kebiasaan’ karyawan semata, atau sebaliknya SOP tersedia namun tidak memungkinkan untuk dipraktikkan dalam operasional Warehouse, kira-kira apa yang akan terjadi?

Beberapa temuan saya kejadian seperti itu sangat sering terjadi dan dampak ‘ketidakjelasan’ SOP tersebut adalah :

  • Kebocoran aset perusahaan yang ada di Warehouse dalam berbagai macam jenis penyimpangan karena tidak adanya panduan SOP yang jelas.
  • Budaya kerja ‘semau’ atasan atau budaya ‘turun temurun’, dimana hal ini mengakibatkan demotivasi bagi karyawan di bawah yang tentu menghendaki ada satu standarisasi kerja.
  • Kualitas pekerjaan yang tidak standard. Berbeda orang yang mengerjakan akan berbeda perlakuannya , sehingga kualitas kerja tergantung kepada ‘orang’ dan bukan kepada ‘sistem’

Selengkapnya


Article

Silahkan subscribe alamat email anda di sini untuk menerima notifikasi setiap artikel baru

Join 26 other subscribers